Monday, May 28, 2012

Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasi Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi  telah menjadi penyakit yang umum bagi banyak orang saat ini, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Penyakit ini jika dibiarkan akan merambat ke gangguan
kesehatan anda seperti di bagian Otak : akan menyebabkan stroke, Mata: menyebabkan retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan, Jantung: menyebabkan penyakit jantung koroner (termasuk infark kantung), gagal jantung, dan Ginjal: menyebabkan penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal.

Jenis Tekanan Darah Tinggi

Pra Hypertensi : Nlai bacaan tekanan systolic 120-139 dan diastolic 80-89
Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi Peringkat Sederhana : Nilai bacaan tekanan systolic 140-159 dan diastolic 90-99
Tekanan Darah Tinggi atau hipertensi peringkat Tinggi : Nilai Bacaan systolic melebihi 160 atau diastolik melebihi 100

Gejala Pada penderita Tekanan Darah Tinggi

1. Gejala ringan seperti pusing atau sakit kepala
2. Sering gelisah
3. Sukar tidur
4. Mudah marah
5. Wajah merah
6. Tengkuk terasa pegal
7. Sesak nafas
8. Telinga berdengung
9. Rasa berat di tengkuk
10. Mudah lelah
11. Mimisan (keluar darah dari hidung)
12. Mata berkunang-kunang


Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang memiliki tekanan darah tinggi antara lain:

• Keturunan. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.
• Usia. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
• Obesitas / Kegemukan. Faktor ini bisa Anda kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.
• Garam
• Kolesterol
• Stres
• Rokok
• Kafein
• Alkohol
• Kurang Olahraga

Mengapa Tekanan Darah Meningkat?

Apa yang menyebabkan tekanan darah bisa meningkat? Sebagai ilustrasi, jika Anda sedang menyiram kebun dengan selang. Jika Anda menekan ujung selang, maka air yang keluar akan semakin kencang. Hal itu karena tekanan air meningkat ketika selang ditekan. Selain itu, jika Anda memperbesar keran air, maka aliran air yang melalui selang akan semakin kencang karena debit air yang meningkat.
Hal yang sama juga terjadi dengan darah Anda. Jika pembuluh darah Anda menyempit, maka tekanan darah di dalam pembuluh darah akan meningkat. Selain itu, jika jumlah darah yang mengalir bertambah, tekanan darah juga akan meningkat.

Anda bisa Mengatasi Tekanan Darah Tinggi dengan cara sebagai berikut :

1. Olahraga secara teratur
Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Olahraga juga membantu jantung lebih efisien menggunakan oksigen sehingga tidak akan bekerja terlalu keras memompa darah. Rutin melakukan jalan cepat ternyata efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi hingga 8 mmhg Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.

2. Tarik napas
Latihan olah napas dan bermeditasi, seperti yoga atau taichi efektif untuk menurunkan hormon stres. Tingginya hormon stres akan meningkatkan renin, enzim ginjal yang bisa menaikkan tekanan darah. Lakukan latihan napas minimal 5 menit pada pagi dan malam hari. Menarik napas dalam juga akan mengendurkan semua tensi.

3. Konsumsi makanan berpotasium
Menurut Linda Van Horn, PhD, profesor pencegahan penyakit dari Northwest Universitity Feinberg School of Medical, banyak mengkonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti buah dan sayur, sangat baik untuk menurunkan tekanan darah.
Sumber potasium terbaik antara lain kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan, belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis. Konsumsi potasium minimal 2000 – 4000 mg per hari, saran Linda.

4. Batasi sodium
Jika anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya anda menghindari makanan yang mengandung garam. Konsumsi garam sebaiknya tidak lebih dari 2,4 gr per hari (sodium) atau 6 gr per hari (NaCl). Agar konsumsi garam tetap terkendali, perhatikan label makanan untuk mengetahui kadar sodiumnya serta kurangi fastfood karena biasanya tinggi kandungan garamnya.

5. Konsumsi dark chocolate
Berbagai jenis dark chocolate mengandung flavanols yang bisa membuat pembuluh darah lebih luwes. Sebuah studi menunjukkan, 18 persen pasien yang mengonsumsi dark chocolate menunjukkan turunnya tekanan darah.

6. Relaksasi
Penelitian yang dilakukan para peneliti dari Universitas Florence, Italia, mengungkapkan pasien hipertensi yang melakukan relaksasi dengan cara mendengarkan musik selama 30 menit sambil menarik napas dalam-dalam menunjukkan penurunan angka sistolik hingga 3,2 poin.

7. Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah.

8. Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.

9. Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.

10. Berhenti merokok. Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

11. Kendalikan kadar kolesterol Anda.

12. Kendalikan diabetes Anda.

13. Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

sumber:http://pondokibu.com/6499/apa-penyebab-dan-bagaimana-cara-mengatasi-hipertensi/